Departemen Teknik Kimia USK Menyelenggarakan International Conference on Chemical Engineering and Applied Sciences (ICChEAS) 2024.

Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) dengan bangga menyelenggarakan International Conference on Chemical Engineering and Applied Sciences (ICChEAS) 2024, yang bertemakan “Advancing Sustainable Future Through Groundbreaking Green Energy Innovation in Chemical Engineering and Applied Sciences”.

Continue reading

Universitas Syiah Kuala Kukuhkan Prof. Dr. Ir. Muhammad Zaki, M.Sc., IPM Sebagai Guru Besar di Bidang Ilmu Rekayasa Kimia

Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala (USK), dengan bangga menyambut bertambahnya Guru Besar baru. Prof. Dr. Ir. Muhammad Zaki, M.Sc., IPM resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Rekayasa Kimia. Prosesi pengukuhan dilaksanakan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas yang bertempat di Gedung Academic Activity Center Prof. Dr. Dayan Dawood, MA. Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi USK dan Departemen Teknik Kimia, mempertegas kontribusi universitas dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang teknik kimia, baik secara nasional maupun internasional.

Dalam orasi ilmiah berjudul “Pemanfaatan Nanoselulosa Sebagai Material Fungsional Berkelanjutan”, Prof. Muhammad Zaki memaparkan potensi nanoselulosa sebagai material inovatif dan ramah lingkungan yang mampu menjawab tantangan global dalam keberlanjutan material. Beliau menjelaskan bahwa nanoselulosa, yang berasal dari biomassa seperti tumbuhan dan alga laut, memiliki sifat mekanik yang unggul, biokompatibilitas tinggi, dan biodegradable. “Nanoselulosa bukan hanya solusi material, tetapi juga alternatif berkelanjutan dalam menjawab permasalahan lingkungan,” ujar Prof. Zaki.

Salah satu fokus penelitian Prof. Zaki adalah pengembangan nanoselulosa dari alga laut. Biomassa alga, seperti ganggang merah dan hijau, memiliki keunggulan berupa kandungan lignin yang rendah sehingga mempermudah proses ekstraksi. Nanoselulosa dari alga ini memiliki sifat kristalinitas yang lebih tinggi, permukaan spesifik yang luas, serta sifat reologi dan mekanik yang lebih unggul dibandingkan dengan nanoselulosa dari sumber darat.

Beliau juga menyoroti potensi aplikasinya di berbagai sektor industri. “Di sektor elektronik, nanoselulosa dapat digunakan dalam sensor dan display. Dalam pengemasan, material ini menjadi alternatif plastik berbasis minyak bumi. Di bidang biomedis, nanoselulosa digunakan untuk pembalut luka dan cangkok kulit, sedangkan dalam pengolahan air, bahan ini mampu menyerap polutan secara efektif,” jelasnya.

Selain memaparkan temuan riset, Prof. Muhammad Zaki menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas disiplin untuk memajukan pengembangan material berkelanjutan. “Pemanfaatan nanoselulosa sebagai material fungsional yang canggih dapat mendorong inovasi di berbagai bidang. Dengan kerja sama antara akademisi, industri, dan pemerintah, kita dapat menciptakan solusi berkelanjutan yang berdampak luas,” ungkapnya. Beliau juga menekankan bahwa penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan tetapi juga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pemimpin dalam riset nanoselulosa.

Dalam sambutannya, Prof. Muhammad Zaki menyampaikan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak yang telah membantunya mencapai pencapaian ini. “Pengukuhan ini adalah amanah besar. Saya berkomitmen untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya dengan penuh semangat. Beliau juga menyampaikan harapan agar generasi muda menjadikan nanoselulosa sebagai salah satu bidang penelitian utama, mengingat potensinya yang sangat besar untuk mendukung ekonomi sirkular dan keberlanjutan.

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan, M.Eng., dalam sambutannya, mengapresiasi kontribusi Prof. Muhammad Zaki yang telah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade di Fakultas Teknik. “Beliau adalah sosok yang tidak hanya berdedikasi dalam penelitian tetapi juga menjadi teladan bagi mahasiswa dan rekan sejawat,” ujar Prof. Marwan.

Prof. Zaki telah menghasilkan berbagai publikasi ilmiah di jurnal bereputasi internasional, serta aktif dalam program pengabdian masyarakat, termasuk pengolahan limbah menjadi sumber energi terbarukan. Dedikasinya ini menjadikannya sebagai salah satu pilar utama Departemen Teknik Kimia dalam pengembangan keilmuan.

Pengukuhan Prof. Dr. Ir. Muhammad Zaki, M.Sc., IPM sebagai Guru Besar menegaskan komitmen Departemen Teknik Kimia untuk terus memajukan pendidikan, penelitian, dan inovasi di bidang ilmu rekayasa kimia. Dengan kehadiran beliau sebagai Guru Besar, USK semakin optimis untuk menghadapi tantangan global dan memperkuat posisinya sebagai pusat unggulan akademik.


Video Profil Prof. Dr. Ir. Muhammad Zaki, M.Sc. IPM

Views: 28

Pelatihan ASPEN HYSYS – Aplikasi Penggunaan Process Simulation di Industri Petrokimia

Departemen Teknik Kimia USK, 07 Oktober 2024 – Lulusan Program Studi Teknik Kimia, yang sering disebut sebagai process engineer, harus memiliki kemampuan merancang pabrik berdasarkan bahan baku yang telah ditentukan. Keahlian ini merupakan syarat mutlak bagi lulusan Teknik Kimia, termasuk dari Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala. Kemampuan tersebut diperoleh melalui pembelajaran teori di ruang kuliah, penerapan praktis di lapangan, serta simulasi perancangan menggunakan perangkat lunak ASPEN-HYSYS. Untuk mencapai tujuan tersebut, Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala, berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Teknik Kimia (IKATEK) USK, Indoskill Academy, dan PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM), dengan bangga menyelenggarakan Pelatihan ASPEN-HYSYS berjudul “Aplikasi Penggunaan Process Simulation di Industri Petrokimia” yang berlangsung di Ruang Kuliah Teknik Kimia (RKTK) selama tiga hari, 3 – 5 Oktober 2024 (08.15 – 15.00 WIB). Pelatihan ini diikuti oleh mahasiswa aktif Program Studi S-1 Teknik Kimia, angkatan 2020, 2021, dan 2022, yang antusias untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan ASPEN-HYSYS.

Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Departemen Teknik Kimia, yang diwakili oleh Dr. Fauzi, S.T., M.T., selaku Koordinator Program Studi S1-Teknik Kimia. Dalam sambutannya, Dr. Fauzi menekankan pentingnya penguasaan teknologi simulasi proses dalam industri kimia, khususnya petrokimia. “Dengan memahami dan menguasai ASPEN-HYSYS, kita dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses produksi serta meminimalisir risiko,” ujar Dr. Fauzi, S.T., M.T. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum Ikatan Alumni Teknik Kimia (IKATEK) USK, Hadi Fauzi, S.T., PhD., yang menekankan pentingnya pelatihan seperti ini dalam membantu memahami konsep-konsep kompleks dalam merancang dan mengoptimalkan proses, serta memberikan gambaran yang lebih jelas tentang hubungan teori kelas dengan dunia industri nyata. “Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Teknik Kimia USK dapat memperoleh wawasan baru dan keterampilan praktis yang membantu karir di masa depan,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan Bapak Ir. Fahirul Muhar, S.T., IPM, seorang Sr. Process Engineer PT. Pupuk Iskandar Muda, sebagai pemateri. Dengan pengalaman profesionalnya, Ir. Fahirul Muhar menyampaikan materi yang relevan tentang penggunaan ASPEN-HYSYS dalam proses industri kimia. Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi komprehensif, mulai dari Process Simulator, Thermodynamic Model Choosing, Registration of New Components in Simulator, dan Unit Operation Column pada hari pertama. Pada hari kedua, materi meliputi Dynamic Process Simulation, Pipe Hydraulic Sizing, dan Reaction. Sedangkan pada hari ketiga, peserta mempelajari Heat Exchanger Rating dan Latihan Membuat Technical Review. Selain teori, pelatihan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung dan studi kasus yang sering dihadapi dalam industri petrokimia, sehingga peserta dapat merasakan manfaat nyata dari penggunaan ASPEN-HYSYS dalam menyelesaikan permasalahan industri. Sehingga, peserta mendapatkan wawasan praktis yang dapat langsung diterapkan di lapangan.

Ketua Departemen Teknik Kimia, Prof. Dr. Sri Aprilia, M.T., IPM. ASEAN Eng, bersama Sekretaris Departemen Teknik Kimia, Dr. Ir. Cut Meurah Rosnelly, M.T., Koordinator Program Studi S1-Teknik Kimia, Dr. Fauzi, S.T., M.T., dan Ketua Panitia Penyelenggara, Ir. Aula Chairunnisak, S.T., M.T., serta dosen-dosen Teknik Kimia, menyampaikan apresiasi atas antusiasme mahasiswa dalam mengikuti pelatihan ASPEN-HYSYS ini. Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan kerjasama, melalui program praktisi mengajar PT PIM dan Fakultas Teknik USK oleh pemateri, Ir. Fahirul Muhar dan Ketua Departemen Teknik Kimia Prof. Sri Aprilia, dengan komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang professional dan kompeten.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kinerja dan inovasi di sektor industri. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi mahasiswa Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala untuk terus mengembangkan diri, meningkatkan kualitas, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di dunia industri. Dengan pengetahuan yang telah diperoleh, mahasiswa diharapkan menjadi profesional yang kompeten dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Testimoni Peserta

Bila, Mahasiswa Teknik Kimia 2020 – “Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis yang kuat, tetapi juga memberikan kesempatan langsung untuk menerapkan keterampilan simulasi proses menggunakan Hysys. Fasilitas dan pendampingan yang diberikan oleh instruktur sangat professional, membantu saya lebih memahami aspek-aspek Teknik yang diperlukan dalam pekerjaan di Industri, terutama dalam pengoptimalan proses pabrik pupuk”.

Nava, Mahasiswa Teknik Kimia 2021 – “Training ini sangat bermanfaat bagi saya, membantu saya dalam memahami simulasi Hysys yang lebih mudah dipahami. Semoga di tahun selanjutnya masih ada training seperti ini agar mahasiswa yang lain juga bisa belajar mengenai Hysys ini”.

Rifqi, Mahasiswa Teknik Kimia 2022 – “Saya merasa sangat bermanfaata mengikuti training ASPEN-HYSYS, karena sebelumnya saya sudah mencoba menonton tutorial di youtube, namun beberapa informasi tidak bisa ditanyakan, dengan adanya workshop ini saya bisa bertanya banyak dan lebih mengetahui banyak hal lagi mengenai HYSYS. Semoga Ilmu yang didapat bisa bermanfaat bagi saya ke depannya”

(Fahrizal/DTK-USK)

Views: 156

Workshop HYSYS di Teknik Kimia USK Bahas Aplikasi Simulasi Proses di Industri Petrokimia

Program Studi Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan Workshop Training Aspen HYSYS V12.2 Licensed: Aplikasi Penggunaan Process Simulation di Industri Petrokimia pada 3–5 Oktober 2024. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kuliah Teknik Kimia (RKTK) ini menghadirkan Bapak Ir. Fahirul Muhar, S.T., Senior Process Engineer PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) sekaligus Kepala Bidang Pengembangan Profesi IKATEK USK, sebagai narasumber.

Workshop dibuka secara resmi oleh Ketua Departemen Teknik Kimia, Prof. Sri Aprilia, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan perangkat lunak simulasi proses bagi mahasiswa. Menurut beliau, Aspen HYSYS merupakan salah satu perangkat yang banyak digunakan di industri petrokimia, sehingga keterampilan ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi mengenai konsep modular process simulation, pembuatan flowsheet, pemilihan property method, hingga analisis hasil simulasi. Bapak Fahirul juga membimbing mahasiswa dalam praktik langsung menggunakan HYSYS versi 12.2 berlisensi, sehingga mereka dapat merasakan pengalaman riil dalam melakukan simulasi proses sebagaimana digunakan di industri.

Antusiasme mahasiswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Diskusi interaktif terbangun, terutama saat pemateri membagikan pengalaman profesionalnya terkait pemanfaatan simulasi proses untuk mendukung perancangan, optimasi, dan pengambilan keputusan teknik di sektor petrokimia.

Melalui workshop ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan keterampilan teknis yang relevan di lapangan. Program Studi Teknik Kimia USK berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa guna memperkaya kompetensi mahasiswa dan memperkuat daya saing lulusan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Views: 6

Kuliah Tamu Praktisi Industri “Essential Professional Program, A Way of Leading Self”

Departemen Teknik Kimia USK, 03 September 2024 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan wawasan mahasiswa di bidang industri, Program Studi Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan Kuliah Tamu Praktisi Industri bertema “Essential Professional Program, A Way of Leading Self” pada Senin, 26 Agustus 2024, pukul 09:00 s/d 12:00 WIB. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan praktisi industri berpengalaman, memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mendalami aspek profesionalisme dan kepemimpinan dalam dunia kerja.

Kegiatan ini menghadirkan seorang narasumber profesional di Bidang Industri, Bapak Algannaharo, S.T, yang juga merupakan Plant Admin Manager pada PT. Cirebon Energy Prasarana. Dengan pengalamannya yang lebih dari puluhan tahun di dunia industri, Bapak Algannaharo menyampaikan materi yang relevan tentang pengembangan diri, kepemimpinan, dan keterampilan profesional yang esensial untuk bersaing di industri yang semakin kompetitif. Dalam sesi ini, Bapak Algannaharo menekankan pentingnya kemampuan memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain atau tim. Beliau juga menyoroti bahwa keterampilan manajemen waktu, komunikasi, dan pengambilan keputusan yang efektif adalah kunci utama untuk meraih kesuksesan karir di industri. “Di era yang dinamis ini, kemampuan leadership menjadi fondasi utama dalam membangun karir yang solid dan berkelanjutan”, ujarnya.

Kuliah Tamu Praktisi Industri

Selain itu, sesi simulasi yang interaktif serta sesi diskusi yang menarik menjadi bagian yang menarik pada kegiatan ini. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyelesaikan persoalan logis serta juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada pemateri tentang berbagai pengalaman, tantangan, dan peluang di dunia kerja saat ini. Diskusi yang hangat dan mendalam memberikan wawasan baru bagi mahasiswa tentang cara untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah ke dalam dunia kerja yang nyata.

Ketua Prodi S1-Teknik Kimia, Bapak Dr. Fauzi, S.T., M.T., Sekretaris Departemen Teknik Kimia, Ibu Dr. Ir. Cut Meurah Rosnelly, M.T., dan juga Ketua Panitia, Ibu Ir. Zuhra, S.T., M.Sc. yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme mahasiswa dalam mengikuti kuliah tamu praktisi industri ini. Melalui kegiatan Kuliah Tamu “Essential Professional Program, A Way of Leading Self” ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala untuk terus mengembangkan diri (soft skill) yang nantinya dapat berguna untuk kehidupan sehari-hari (tidak hanya di dunia kerja) dan juga siap untuk menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin dinamis. Melalui kegiatan kuliah tamu praktisi industri ini juga diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri untuk saling menciptakan sinergi positif.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala semakin memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan kepemimpinan dan profesionalisme yang tinggi, siap berkontribusi secara signifikan di berbagai sektor industri.

Views: 10

Kegiatan Donor Darah di Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala: Sebuah Wujud Kepedulian terhadap Sesama

Banda Aceh, 22 Mei 2024 – Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMTEK) dari Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, dengan dukungan Palang Merah Indonesia (PMI) dengan bangga mengumumkan keberhasilan kegiatan sosial Donor Darah yang diadakan pada Selasa, 21 Mei 2024. Acara ini berlangsung di Jurusan Teknik Kimia, Universitas Syiah Kuala, dan mendapat respon positif dari seluruh civitas academica.

Donor darah bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan wujud nyata dari kepedulian terhadap sesama. Setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki arti penting dalam menyelamatkan nyawa orang lain. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi bagian integral dari upaya HIMTEK dalam membantu mereka yang membutuhkan.

Acara ini telah menjadi agenda tahunan di Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala. Setiap tahunnya, kegiatan ini menarik minat besar dari mahasiswa serta civitas academica lainnya. Melalui partisipasi dalam kegiatan donor darah, mahasiswa dapat merasakan langsung manfaat dan pentingnya terlibat dalam upaya sosial.

Detail Acara:

  • Tanggal: 21 Mei 2024
  • Waktu: 09.00 WIB – Selesai
  • Tempat: Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala
  • Kontak: M. Kaisar A (0852 – 1267 – 6045)

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kelancaran kegiatan donor darah ini. Setiap sumbangan darah sangat berharga dan memberikan dampak besar bagi mereka yang membutuhkan. Demikian informasi terkini mengenai kegiatan donor darah yang telah dilaksanakan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menginspirasi upaya-upaya sosial di masa depan.

(HIMTEK-DTK USK)

Views: 9

Seminar Hasil dan Evaluasi Poster Penelitian Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM): Inovasi dan Penemuan Terbaru

Jumat (17/05/2024), Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala bersama Universiti Teknologi MARA menyelenggarakan Seminar Hasil dan Evaluasi Poster Penelitian yang bertujuan untuk mempresentasikan berbagai inovasi dan penemuan terbaru dari para mahasiswa. Acara ini berlangsung di Ruang Kuliah Teknik Kimia (RKTK) dan dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta praktisi industri yang tertarik dengan perkembangan terbaru di bidang teknik kimia.

Seminar Poster Hasil Penelitian ini menampilkan 10 poster (7 USK dan 3 UiTM) yang mencakup berbagai topik penelitian, mulai dari teknologi pengolahan biomassa dan limbah, inovasi dalam energi terbarukan, pengembangan material, modifikasi sistem pada proses, hingga dengan pembuatan instrumentasi untuk sensor logam berat pada lingkungan. Setiap peserta diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka dan berdiskusi dengan para pengunjung yang hadir.

Koordinator Program Studi Teknik Kimia, Dr. Fauzi, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan, “Seminar ini merupakan wadah bagi para mahasiswa dan peneliti untuk mempresentasikan hasil kerja keras mereka dan mendapatkan masukan yang konstruktif dari para ahli, serta melalui acara ini diharapkan dapat mendorong kolaborasi lebih lanjut antara akademisi dalam meningkatkan kualitas penelitian di bidang teknik kimia”.

Kegiatan Seminar Hasil, Presentasi, dan Evaluasi Poster Mahasiswa DTK USK dan UiTM

Acara ini juga diramaikan dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para pengunjung bisa bertanya langsung kepada para peneliti tentang detail teknis dan aplikasi praktis dari penelitian yang dipresentasikan. Interaksi ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan membuka peluang kolaborasi lebih lanjut.

Foto Bersama Seminar Hasil dan Evaluasi Poster Penelitian

Dengan suksesnya acara Seminar Hasil dan Evaluasi Poster Hasil Penelitian ini, Departemen Teknik Kimia USK berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan penelitian yang inovatif dan berdampak positif bagi masyarakat luas. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan berharap dapat melihat lebih banyak inovasi di masa mendatang.

Views: 16

KULIAH TAMU #INDUSTRIAL SERIES. SINTESA PROSES DAN PEMANFAATAN PANAS – PADA STUDI KASUS PABRIK UREA PUPUK ISKANDAR MUDA (PIM)

Departemen Teknik Kimia, 14 Mei 2024 – Ikatan Alumni Teknik Kimia (IKATEK) USK, Program Studi Teknik Kimia USK, dan PT. Pupuk Iskandar Muda menyelenggarakan kuliah tamu #Industrial Series bertajuk “Sintesa Proses dan Pemanfaatan Panas Pada Studi Kasus Pabrik Urea PIM” secara daring melalui zoom meeting pada hari Selasa, 14 Mei 2024 pukul 20:30 – 22:15 WIB. Acara ini menghadirkan Rahmat Sunarya, S.T., M.Eng., seorang ahli dalam sintesa proses dan pemanfaatan panas yang juga merupakan staff pengembangan bisnis PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM).

Kuliah Tamu #Industrial Series ini dihadiri oleh para mahasiswa, dosen, serta praktisi teknik kimia. Rahmat Sunarya membagikan wawasan dan pengalamannya mengenai sintesa proses dalam industri kimia, khususnya pada pabrik urea PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM). Dalam presentasinya, Rahmat Sunarya menjelaskan secara rinci tentang berbagai aspek sintesa proses, mulai dari perancangan reaksi hingga optimalisasi pemanfaatan panas yang dihasilkan. Efisiensi energi merupakan kunci dalam industri kimia modern, pemanfaatan panas yang efektif dapat mengoptimalkan operasional dan juga meminimalkan dampak lingkungan.

Studi kasus pabrik urea PT. PIM merupakan contoh kompleksitas dalam mengimplementasikan teknologi pemanfaatan panas. Rahmat Sunarya juga menjelaskan bagaimana pabrik mampu mengintegrasikan berbagai proses untuk menghasilkan produk dengan efisiensi tinggi dan menjadi contoh nyata bagaimana inovasi sintesa proses dan manajemen panas dapat meningkatkan daya saing industri. Selain itu, narasumber juga menyampaikan bahwa inovasi-inovasi dalam petrokimia juga masih sangat terbuka luas dan menjadi cita-cita jangka panjang jika Indonesia sebagai salah satu produsen pupuk urea terbesar ke-5 di dunia dan mampu menjadi licensor “Merah Putih” dalam proses produksi pupuk.

Para peserta tampak antusias dalam mengikuti sesi diskusi seputar pemaparan, tantangan dan peluang dalam sintesa proses serta penerapan teknologi pemanfaatan panas di industri kimia. Diskusi yang interaktif memberikan gambaran bagi para peserta tentang pentingnya inovasi dan efisiensi dalam industri kimia. Di dalam diskusi yang hangat, Rahmat Sunarya, yang juga merupakan seorang content creator menyampaikan kepada para peserta, “Mahasiswa jika ingin menjadi content creator sebaiknya membuat content yang bermutu sesuai dengan core keilmuannya sehingga dapat memberikan mafaat yang luas terhadap masyarakat”.

Penyelenggara acara, IKATEK, DTK USK dan PT. PIM, memberikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan Rahmat Sunarya untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Kuliah tamu #Industrial Series ini merupakan komitmen dari penyelenggara untuk memberikan wawasan industri yang up-to-date kepada para peserta, khususnya mahasiswa DTK, serta dapat mempersiapkan mereka untuk menjadi profesional yang kompeten dan inovatif.

Kuliah tamu ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi para mahasiswa dalam mendalami bidang teknik kimia, serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di dunia industri. IKATEK dan DTK USK berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa yang dapat menambah wawasan dan keterampilan para peserta, khususnya mahasiswa.

Views: 30

Program Mobilitas Antara UiTM Pulau Pinang dan Program Studi Teknik Kimia USK

Banda Aceh, 13 Mei 2024 – Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (DTK USK) menerima kunjungan dari Tim Dosen dan Mahasiswa Universiti Teknologi MARA (UiTM) Pulau Pinang dalam acara “Focus Group Discussion – UiTM x USK – Chemical Engineering Mobility Program”, bertempat di Ruang Kuliah Teknik Kimia USK, Darussalam, Banda Aceh. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari yang dimulai pada tanggal 13 Mei 2024 sampai dengan 26 Mei 2024.

Acara yang digelar oleh Program Studi Teknik Kimia USK dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Pulau Pinang ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara kedua institusi pendidikan. Peserta acara disuguhi paparan materi terkait kurikulum Teknik Kimia, baik pada jenjang Sarjana (S1) maupun Magister (S2) di Universitas Syiah Kuala. Paparan materi tersebut dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Sri Aprilia, M.T., IPM. ASEAN Eng. selaku Ketua Departemen Teknik Kimia, yang kemudian dilanjutkan oleh Dr. Fauzi, S.T., M.T. selaku Koordinator Program Studi Teknik Kimia, dan Dr. Hesti Meilina, S.T., M.Si. selaku Koordinator Magister Teknik Kimia. Materi yang disampaikan memberikan wawasan yang komprehensif tentang kurikulum yang diterapkan di USK kepada para peserta.

Tak hanya itu, sambutan hangat dari Assoc. Prof. Abdul Hadi mengenai sejarah singkat UiTM dan fasilitas perkuliahan di sana turut memberikan gambaran yang jelas tentang keunggulan Universitas tersebut. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk memahami lebih dalam tentang budaya akademik dan lingkungan belajar yang dimiliki oleh UiTM Pulau Pinang.

Dengan semangat kolaborasi yang tinggi, acara ini tidak hanya memperkuat hubungan antara DTK USK dan UiTM Pulau Pinang, tetapi juga membuka pintu bagi lebih banyak kesempatan kerjasama di masa depan. Salah satu momen yang paling dinantikan untuk keberlanjutannya adalah pertukaran informasi antara Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMTEK) USK dan mahasiswa UiTM. Pertukaran ini tidak hanya memperluas jaringan antar mahasiswa, tetapi juga memungkinkan mahasiswa untuk saling belajar dan memahami sistem yang berjalan di kedua universitas, khususnya dalam konteks Teknik Kimia.

Kegiatan pada hari ini diakhiri dengan pemberian cinderamata sebagai tanda persahabatan yang terjalin antara kedua institusi, serta momen foto bersama untuk mengabadikan kenangan yang berharga. Tak lupa, makan siang bersama menjadi kesempatan yang sempurna untuk mempererat hubungan antar peserta. Program mobilitas ini bukan hanya sekedar pertukaran pengetahuan, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam memperkuat kerjasama antar Universitas dan meningkatkan pemahaman lintas budaya di kalangan mahasiswa. Semoga kerjasama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan budaya.

Views: 6

Program Studi Teknik Lingkungan USK Sosialisasikan Kurikulum Berbasis OBE

Banda Aceh – Program Studi Teknik Lingkungan (PSTL), Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kurikulum Program Studi Teknik Lingkungan pada 24 Januari 2024. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar Al-Ghazali ini diikuti oleh Ketua Program Studi Teknik Lingkungan, Tim Penyusun Kurikulum, dan seluruh dosen pengajar PSTL. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan implementasi kurikulum baru PSTL yang disusun dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Selain memperkenalkan struktur dan komponen kurikulum, kegiatan ini menjadi forum diskusi untuk memperoleh masukan dari para dosen pengajar guna memastikan kesiapan dan keselarasan kurikulum sebelum diterapkan secara penuh pada semester pertama pembukaan program studi.
Dalam pemaparannya, Tim Kurikulum PSTL menjelaskan sejumlah komponen utama kurikulum, mulai dari landasan penyusunan berbasis OBE, visi dan misi program studi, profil lulusan, hingga Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). CPL dirancang untuk mencerminkan kompetensi teknis, manajerial, dan etika profesi yang dibutuhkan dalam bidang teknik lingkungan. Selain itu, turut dibahas struktur kurikulum yang mencakup mata kuliah wajib universitas, fakultas, dan program studi serta mata kuliah pilihan. Strategi pembelajaran diarahkan pada penerapan project-based learning, problem-based learning, dan kolaborasi dengan industri. Skema evaluasi pembelajaran dan penilaian CPL juga menjadi bagian penting dalam sosialisasi tersebut.

Perkuat Implementasi Kurikulum
Sesi diskusi menghasilkan sejumlah masukan untuk memperkuat implementasi kurikulum PSTL. Para dosen menekankan pentingnya penyusunan mata kuliah dasar teknik dan lingkungan secara sistematis dan berjenjang agar mahasiswa dapat memahami konsep fundamental sebelum memasuki mata kuliah aplikatif. Dosen pengampu juga mengusulkan adanya panduan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE sehingga proses pembelajaran dan penilaian CPL dapat dilaksanakan secara konsisten pada setiap mata kuliah. Di samping itu, praktikum dan studi lapangan perlu dirancang secara terencana untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan lingkungan. Dalam rangka mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, PSTL juga diarahkan untuk memperkuat kerja sama dengan instansi lingkungan hidup dan perusahaan industri, khususnya untuk mendukung kegiatan magang dan penelitian mahasiswa. Penyeragaman istilah teknis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris juga menjadi perhatian, terutama pada mata kuliah yang melibatkan dosen tamu dan praktisi industri. Sebagai tindak lanjut, disepakati bahwa review dan evaluasi kurikulum akan dilakukan setiap akhir tahun akademik. Evaluasi tersebut diharapkan dapat memastikan kurikulum PSTL tetap relevan dengan perkembangan keilmuan serta kebutuhan dunia industri.Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik USK menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem pembelajaran yang berorientasi pada capaian lulusan, relevan dengan kebutuhan dunia kerja, serta mampu menjawab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang lingkungan.

Views: 1