Banda Aceh – Program Studi Teknik Lingkungan (PSTL), Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kurikulum Program Studi Teknik Lingkungan pada 24 Januari 2024. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar Al-Ghazali ini diikuti oleh Ketua Program Studi Teknik Lingkungan, Tim Penyusun Kurikulum, dan seluruh dosen pengajar PSTL. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan implementasi kurikulum baru PSTL yang disusun dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Selain memperkenalkan struktur dan komponen kurikulum, kegiatan ini menjadi forum diskusi untuk memperoleh masukan dari para dosen pengajar guna memastikan kesiapan dan keselarasan kurikulum sebelum diterapkan secara penuh pada semester pertama pembukaan program studi.
Dalam pemaparannya, Tim Kurikulum PSTL menjelaskan sejumlah komponen utama kurikulum, mulai dari landasan penyusunan berbasis OBE, visi dan misi program studi, profil lulusan, hingga Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). CPL dirancang untuk mencerminkan kompetensi teknis, manajerial, dan etika profesi yang dibutuhkan dalam bidang teknik lingkungan. Selain itu, turut dibahas struktur kurikulum yang mencakup mata kuliah wajib universitas, fakultas, dan program studi serta mata kuliah pilihan. Strategi pembelajaran diarahkan pada penerapan project-based learning, problem-based learning, dan kolaborasi dengan industri. Skema evaluasi pembelajaran dan penilaian CPL juga menjadi bagian penting dalam sosialisasi tersebut.

Perkuat Implementasi Kurikulum
Sesi diskusi menghasilkan sejumlah masukan untuk memperkuat implementasi kurikulum PSTL. Para dosen menekankan pentingnya penyusunan mata kuliah dasar teknik dan lingkungan secara sistematis dan berjenjang agar mahasiswa dapat memahami konsep fundamental sebelum memasuki mata kuliah aplikatif. Dosen pengampu juga mengusulkan adanya panduan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE sehingga proses pembelajaran dan penilaian CPL dapat dilaksanakan secara konsisten pada setiap mata kuliah. Di samping itu, praktikum dan studi lapangan perlu dirancang secara terencana untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan lingkungan. Dalam rangka mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, PSTL juga diarahkan untuk memperkuat kerja sama dengan instansi lingkungan hidup dan perusahaan industri, khususnya untuk mendukung kegiatan magang dan penelitian mahasiswa. Penyeragaman istilah teknis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris juga menjadi perhatian, terutama pada mata kuliah yang melibatkan dosen tamu dan praktisi industri. Sebagai tindak lanjut, disepakati bahwa review dan evaluasi kurikulum akan dilakukan setiap akhir tahun akademik. Evaluasi tersebut diharapkan dapat memastikan kurikulum PSTL tetap relevan dengan perkembangan keilmuan serta kebutuhan dunia industri.Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik USK menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem pembelajaran yang berorientasi pada capaian lulusan, relevan dengan kebutuhan dunia kerja, serta mampu menjawab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang lingkungan.
Views: 4

