Seminar Hasil dan Evaluasi Poster Penelitian Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM): Inovasi dan Penemuan Terbaru

Jumat (17/05/2024), Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala bersama Universiti Teknologi MARA menyelenggarakan Seminar Hasil dan Evaluasi Poster Penelitian yang bertujuan untuk mempresentasikan berbagai inovasi dan penemuan terbaru dari para mahasiswa. Acara ini berlangsung di Ruang Kuliah Teknik Kimia (RKTK) dan dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta praktisi industri yang tertarik dengan perkembangan terbaru di bidang teknik kimia.

Seminar Poster Hasil Penelitian ini menampilkan 10 poster (7 USK dan 3 UiTM) yang mencakup berbagai topik penelitian, mulai dari teknologi pengolahan biomassa dan limbah, inovasi dalam energi terbarukan, pengembangan material, modifikasi sistem pada proses, hingga dengan pembuatan instrumentasi untuk sensor logam berat pada lingkungan. Setiap peserta diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka dan berdiskusi dengan para pengunjung yang hadir.

Koordinator Program Studi Teknik Kimia, Dr. Fauzi, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan, “Seminar ini merupakan wadah bagi para mahasiswa dan peneliti untuk mempresentasikan hasil kerja keras mereka dan mendapatkan masukan yang konstruktif dari para ahli, serta melalui acara ini diharapkan dapat mendorong kolaborasi lebih lanjut antara akademisi dalam meningkatkan kualitas penelitian di bidang teknik kimia”.

Kegiatan Seminar Hasil, Presentasi, dan Evaluasi Poster Mahasiswa DTK USK dan UiTM

Acara ini juga diramaikan dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para pengunjung bisa bertanya langsung kepada para peneliti tentang detail teknis dan aplikasi praktis dari penelitian yang dipresentasikan. Interaksi ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan membuka peluang kolaborasi lebih lanjut.

Foto Bersama Seminar Hasil dan Evaluasi Poster Penelitian

Dengan suksesnya acara Seminar Hasil dan Evaluasi Poster Hasil Penelitian ini, Departemen Teknik Kimia USK berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan penelitian yang inovatif dan berdampak positif bagi masyarakat luas. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan berharap dapat melihat lebih banyak inovasi di masa mendatang.

KULIAH TAMU #INDUSTRIAL SERIES. SINTESA PROSES DAN PEMANFAATAN PANAS – PADA STUDI KASUS PABRIK UREA PUPUK ISKANDAR MUDA (PIM)

Departemen Teknik Kimia, 14 Mei 2024 – Ikatan Alumni Teknik Kimia (IKATEK) USK, Program Studi Teknik Kimia USK, dan PT. Pupuk Iskandar Muda menyelenggarakan kuliah tamu #Industrial Series bertajuk “Sintesa Proses dan Pemanfaatan Panas Pada Studi Kasus Pabrik Urea PIM” secara daring melalui zoom meeting pada hari Selasa, 14 Mei 2024 pukul 20:30 – 22:15 WIB. Acara ini menghadirkan Rahmat Sunarya, S.T., M.Eng., seorang ahli dalam sintesa proses dan pemanfaatan panas yang juga merupakan staff pengembangan bisnis PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM).

Kuliah Tamu #Industrial Series ini dihadiri oleh para mahasiswa, dosen, serta praktisi teknik kimia. Rahmat Sunarya membagikan wawasan dan pengalamannya mengenai sintesa proses dalam industri kimia, khususnya pada pabrik urea PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM). Dalam presentasinya, Rahmat Sunarya menjelaskan secara rinci tentang berbagai aspek sintesa proses, mulai dari perancangan reaksi hingga optimalisasi pemanfaatan panas yang dihasilkan. Efisiensi energi merupakan kunci dalam industri kimia modern, pemanfaatan panas yang efektif dapat mengoptimalkan operasional dan juga meminimalkan dampak lingkungan.

Studi kasus pabrik urea PT. PIM merupakan contoh kompleksitas dalam mengimplementasikan teknologi pemanfaatan panas. Rahmat Sunarya juga menjelaskan bagaimana pabrik mampu mengintegrasikan berbagai proses untuk menghasilkan produk dengan efisiensi tinggi dan menjadi contoh nyata bagaimana inovasi sintesa proses dan manajemen panas dapat meningkatkan daya saing industri. Selain itu, narasumber juga menyampaikan bahwa inovasi-inovasi dalam petrokimia juga masih sangat terbuka luas dan menjadi cita-cita jangka panjang jika Indonesia sebagai salah satu produsen pupuk urea terbesar ke-5 di dunia dan mampu menjadi licensor “Merah Putih” dalam proses produksi pupuk.

Para peserta tampak antusias dalam mengikuti sesi diskusi seputar pemaparan, tantangan dan peluang dalam sintesa proses serta penerapan teknologi pemanfaatan panas di industri kimia. Diskusi yang interaktif memberikan gambaran bagi para peserta tentang pentingnya inovasi dan efisiensi dalam industri kimia. Di dalam diskusi yang hangat, Rahmat Sunarya, yang juga merupakan seorang content creator menyampaikan kepada para peserta, “Mahasiswa jika ingin menjadi content creator sebaiknya membuat content yang bermutu sesuai dengan core keilmuannya sehingga dapat memberikan mafaat yang luas terhadap masyarakat”.

Penyelenggara acara, IKATEK, DTK USK dan PT. PIM, memberikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan Rahmat Sunarya untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Kuliah tamu #Industrial Series ini merupakan komitmen dari penyelenggara untuk memberikan wawasan industri yang up-to-date kepada para peserta, khususnya mahasiswa DTK, serta dapat mempersiapkan mereka untuk menjadi profesional yang kompeten dan inovatif.

Kuliah tamu ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi para mahasiswa dalam mendalami bidang teknik kimia, serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di dunia industri. IKATEK dan DTK USK berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa yang dapat menambah wawasan dan keterampilan para peserta, khususnya mahasiswa.

Program Mobilitas Antara UiTM Pulau Pinang dan Program Studi Teknik Kimia USK

Banda Aceh, 13 Mei 2024 – Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (DTK USK) menerima kunjungan dari Tim Dosen dan Mahasiswa Universiti Teknologi MARA (UiTM) Pulau Pinang dalam acara “Focus Group Discussion – UiTM x USK – Chemical Engineering Mobility Program”, bertempat di Ruang Kuliah Teknik Kimia USK, Darussalam, Banda Aceh. Acara ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari yang dimulai pada tanggal 13 Mei 2024 sampai dengan 26 Mei 2024.

Acara yang digelar oleh Program Studi Teknik Kimia USK dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Pulau Pinang ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara kedua institusi pendidikan. Peserta acara disuguhi paparan materi terkait kurikulum Teknik Kimia, baik pada jenjang Sarjana (S1) maupun Magister (S2) di Universitas Syiah Kuala. Paparan materi tersebut dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Sri Aprilia, M.T., IPM. ASEAN Eng. selaku Ketua Departemen Teknik Kimia, yang kemudian dilanjutkan oleh Dr. Fauzi, S.T., M.T. selaku Koordinator Program Studi Teknik Kimia, dan Dr. Hesti Meilina, S.T., M.Si. selaku Koordinator Magister Teknik Kimia. Materi yang disampaikan memberikan wawasan yang komprehensif tentang kurikulum yang diterapkan di USK kepada para peserta.

Tak hanya itu, sambutan hangat dari Assoc. Prof. Abdul Hadi mengenai sejarah singkat UiTM dan fasilitas perkuliahan di sana turut memberikan gambaran yang jelas tentang keunggulan Universitas tersebut. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk memahami lebih dalam tentang budaya akademik dan lingkungan belajar yang dimiliki oleh UiTM Pulau Pinang.

Dengan semangat kolaborasi yang tinggi, acara ini tidak hanya memperkuat hubungan antara DTK USK dan UiTM Pulau Pinang, tetapi juga membuka pintu bagi lebih banyak kesempatan kerjasama di masa depan. Salah satu momen yang paling dinantikan untuk keberlanjutannya adalah pertukaran informasi antara Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMTEK) USK dan mahasiswa UiTM. Pertukaran ini tidak hanya memperluas jaringan antar mahasiswa, tetapi juga memungkinkan mahasiswa untuk saling belajar dan memahami sistem yang berjalan di kedua universitas, khususnya dalam konteks Teknik Kimia.

Kegiatan pada hari ini diakhiri dengan pemberian cinderamata sebagai tanda persahabatan yang terjalin antara kedua institusi, serta momen foto bersama untuk mengabadikan kenangan yang berharga. Tak lupa, makan siang bersama menjadi kesempatan yang sempurna untuk mempererat hubungan antar peserta. Program mobilitas ini bukan hanya sekedar pertukaran pengetahuan, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam memperkuat kerjasama antar Universitas dan meningkatkan pemahaman lintas budaya di kalangan mahasiswa. Semoga kerjasama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan budaya.