Banda Aceh, 7 Juli 2026 — Universitas Syiah Kuala (USK) mengukuhkan Prof. Dr. Umi Fathanah, S.T., M.T. sebagai Profesor dalam bidang Teknologi Rekayasa Kimia Polimer dan Membran Fungsional pada Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala. Pengukuhan berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat Akademik USK di Pusat Kegiatan Akademik (Academic Activity Center) Prof. Dr. Dayan Dawood, USK. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Umi menyampaikan pidato pengukuhan berjudul “Pengembangan Membran Antifouling Berbasis Rekayasa Aditif Hidrofilik untuk Aplikasi Pengolahan Air Berkelanjutan.” Topik tersebut mengangkat pengembangan teknologi membran sebagai bagian dari upaya menghasilkan teknologi pengolahan air yang efisien, hemat energi, dan berkelanjutan.

Dalam orasinya, Prof. Umi menjelaskan bahwa fouling menjadi salah satu tantangan utama dalam penggunaan membran untuk proses pengolahan air. Akumulasi senyawa organik, anorganik, dan mikroorganisme pada permukaan atau pori membran dapat menurunkan kinerja serta meningkatkan kebutuhan pembersihan membran. Oleh karena itu, pengembangan material membran dengan karakter antifouling menjadi salah satu fokus penting dalam penelitiannya. Penelitian yang dikembangkan sejak 2020 dilakukan melalui pemanfaatan berbagai aditif hidrofilik, seperti kitosan, magnesium hidroksida, silika, dan nan selulosa. Penggunaan material tersebut diarahkan untuk meningkatkan hidrofilisitas, mengendalikan struktur pori, mempertahankan permeabilitas, serta meningkatkan ketahanan membran terhadap fouling. Pengembangan selanjutnya juga memanfaatkan biosilika dan nan selulosa yang berasal dari biomassa atau limbah pertanian sebagai bagian dari pendekatan material berkelanjutan dan ekonomi sirkular.

Pengembangan teknologi membran tersebut menjadi bagian dari perjalanan akademik Prof. Umi yang telah menekuni bidang membran dan polimer sejak pendidikan magister hingga doktoral. Berbagai penelitian yang dilakukannya dalam beberapa tahun terakhir mencakup pengembangan membran berbasis polyethersulfone (PES), silika, kitosan, selulosa, biosilika, dan nanoaditif untuk aplikasi pengolahan air dan limbah. Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah internasional. Melalui pengukuhan ini, Prof. Umi menegaskan arah pengembangan teknologi membran menuju material yang memiliki fungsi lebih luas, tidak hanya dalam pemisahan, tetapi juga memiliki karakter hidrofilik, antifouling, antibakteri, dan berpotensi self-cleaning. Pengembangan berbasis sumber daya lokal diharapkan dapat mendukung lahirnya teknologi pengolahan air yang lebih berkelanjutan serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan penyediaan air bersih.
Pengukuhan Prof. Dr. Umi Fathanah menjadi bagian penting dalam penguatan keilmuan Teknik Kimia di Universitas Syiah Kuala, khususnya pada bidang teknologi polimer dan membran fungsional. Ke depan, pengembangan riset tersebut diarahkan untuk terus diperkuat melalui kolaborasi lintas disiplin dan kerja sama internasional, sehingga hasil penelitian dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.
Video Profil Prof. Dr. Umi Fathanah, S.T., M.T.
Views: 2

