Skip to content
KT - Dian Pratama Putra

Kuliah Tamu IKATEK Series: Penerapan Manajemen Risiko ISO 31000:2018 di Industri

Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Risk Management Basic: ERM Fundamental ISO 31000:2018” pada Kamis, 6 Maret 2025. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Dian Pratama Putra, Risk Management Staff PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), sebagai narasumber utama. Kuliah tamu berlangsung di Ruang Kuliah Teknik Kimia USK, Banda Aceh, dan diikuti oleh mahasiswa Teknik Kimia dari berbagai angkatan.

Acara ini merupakan bagian dari program kolaborasi antara Departemen Teknik Kimia USK, Ikatan Alumni Teknik Kimia (IKATEK) USK, dan PT PIM, yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik nyata di dunia industri. Dalam pemaparannya, Bapak Dian menekankan bahwa risiko bukan hanya berkaitan dengan ancaman, melainkan juga peluang, tergantung pada bagaimana individu maupun organisasi meresponsnya. Merujuk pada standar ISO 31000:2018, risiko dipahami sebagai ketidakpastian yang berdampak pada pencapaian sasaran, sehingga pengelolaannya dapat menghasilkan dampak positif maupun negatif terhadap tujuan organisasi.

Mahasiswa diajak untuk merenungkan pentingnya kemampuan mengenali, menganalisis, serta menanggapi risiko secara bijaksana sebagai kunci kesuksesan di dunia kerja. Narasumber turut membagikan studi kasus inspiratif tentang perjalanan pendiri Rumah Makan Padang “Sederhana” yang menunjukkan bahwa keberanian mengambil risiko secara tepat dapat berbuah kesuksesan besar. Selain itu, Bapak Dian juga menjelaskan penerapan Enterprise Risk Management (ERM) di PT PIM yang menjadikan manajemen risiko sebagai bagian dari budaya perusahaan dengan mengacu pada standar ISO 31000:2018. Upaya ini dilakukan untuk mendukung pencapaian target perusahaan, melindungi nilai, serta mendorong inovasi berkelanjutan.

Peserta juga diajak merefleksikan tragedi Bhopal di India yang menjadi contoh nyata dampak besar dari pengabaian aspek risiko, baik dalam bentuk korban jiwa, kerusakan lingkungan, maupun kerugian ekonomi. Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi calon engineer untuk senantiasa menempatkan aspek risiko sebagai elemen fundamental dalam perancangan maupun operasional industri.

Menutup sesi kuliah tamu, Bapak Dian menegaskan bahwa setiap individu dalam organisasi memiliki tanggung jawab sebagai pemilik risiko (risk owner). Filosofi “ERM = Everybody is Risk Manager” menjadi penekanan penting bahwa manajemen risiko bukan hanya tanggung jawab pimpinan, melainkan seluruh lapisan organisasi. Dengan pemahaman ini, diharapkan mahasiswa Teknik Kimia USK semakin siap menghadapi tantangan industri modern dengan kemampuan manajemen risiko yang profesional dan terukur.

Views: 6