Ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2024

Universitas Syiah Kuala (USK) sukses menorehkan prestasi membanggakan, dengan membawa pulang dua medali dari ajang Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2024.

Wakil USK terdiri dari tim SCOUBI dan tim BISCATUR. Pada tim SCOUBI terdiri dari Tia Amanda, Farid Muhammad Arie, Habil Fadhlurrahman dan Qodri Yudit Angesta dari Prodi Teknik Kimia FT USK, yang dibimbing oleh Ir. Sarika Zuhri, S.T., M.T. Mereka meraih medali emas pada kategori Personal Care Product.

Sebagai informasi, Kompetisi ini dilaksanakan di BITEC, Bangkok, Thailand, 2- 6 Februari 2024, yang diselenggarakan oleh National Research Council of Thailand (NRCT). Ajang tersebut merupakan kompetisi penelitian dan expo inovasi produk pada tingkat Internasional yang ditujukan kepada seluruh inventor atau penemu hasil inovasi produk.

Tim Koetaradja USK meraih dua penghargaan dari ajang ChemE-car Competition MCECC 2023 tingkat Asia Tenggara

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi bergengsi di tingkat internasional. Tim Koetaradja USK meraih dua penghargaan dari ajang ChemE-car Competition MCECC 2023 tingkat Asia Tenggara, yang berlangsung di UiTM Shah Alam, Malaysia.

Tim ini diketuai oleh Farid Muhammad Arie (Teknik Kimia 2020). Dengan anggota, Habil fadhlurrahman (Teknik Kimia 2020) dan Ajmalur Rijal (Teknik Mesin 2021). Tim Koetaradja dibimbing langsung oleh Prof Dr. Ir. Marwan, IPU, Rektor USK. Serta Ir. Hisbullah ST, M.EngSc, Dosen Jurusan Teknik Kimia FT USK.

Kompetisi MCECC (Malaysian Chemical Engineering Car Competition) 2023 yang dinaungi oleh IEM (Institution of Engineer) Malaysia diikuti peserta dari berbagai universitas di Asia Tenggara termasuk dari Indonesia. Dari total 28 tim yang berpartisipasi, tim Koetaradja berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus, yaitu peringkat 4 Best Poster Competition Category dan peringkat 9 Top car performance competition, mengalahkan tim-tim besar dari Indonesia dan Malaysia.

Tim koetaradja sendiri membawa konsep mobil gas oksigen bertekanan dari reaksi dekomposisi hidrogen peroksida dengan sistem penendang depan yang terhubung kepada roda sehingga menciptakan momentum yang sangat kuat.

Kunjungan Industri (PT. Solusi Bangun Andalas)

Rabu, 29 November 2023, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala telah mengadakan Kunjungan Industri yang berlangsung di PT. Solusi Bangun Andalas, Lhok Nga. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengenal lebih dalam dunia industri, serta untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mereka terkait proses produksi dan operasional perusahaan. Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai potensi karir dan tuntutan dunia kerja di bidang Teknik Kimia, sehingga dapat menjadi bekal yang berharga bagi mereka dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja di masa depan.

1st Runner-up of Poster Competition di AIChE Indonesia Student Conference (AISC 2021) by American Institute of Chemical Engineers (AIChE) ITB

Tim perwakilan Universitas Syiah Kuala yang bernama Evator berhasil meraih 1st runner up atau juara 2 di event berskala ASEAN bernama AIChE Student Conference 2021 (AISC 2021). Tim Evator terdiri dari Muhammad Zhafran (Teknik Kimia 2017) dan Qurratu Aini (Fakultas Hukum angkatan 2018).

Event ini diselenggarakan oleh American Institute of Chemical Engineers (AIChE) ITB. Pada AISC tahun ini, terdapat empat sub-event perlombaan, yaitu Paper Competition, Poster Competition, Student Conference dan AISChat (webinar-webinar online yang diisi oleh expert di bidang sustainability).

Tim Evator mengikuti lomba di kategori Poster Competition dengan tema “Application of Zero Waste in an Industrial Environment”. Dalam perlombaan ini, tim Evator membawakan project penelitian berjudul “Synthesis of Biodegradable Styrofoam from Rice Husks as Food Packaging”. Project ini berfokus pada pemanfaatan limbah sekam padi untuk diolah menjadi bio-styrofoam yang ramah lingkungan untuk kemasan makanan.

Dalam prosesnya menjadi beras, padi akan menghasilkan limbah yaitu sekam padi. Akan tetapi, keberadaan sekam padi selama ini belum banyak dimanfaatkan oleh petani maupun masyarakat, meskipun ada, hanya sebagian kecil saja yang dimanfaatkan untuk bahan bakar, pupuk organik, makanan ternak. Bahkan sejumlah sekam padi terkadang hanya dibakar begitu saja. Padahal sekam padi dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku pembuatan produk ramah lingkungan, apalagi karena sekam padi termasuk bahan organik. Salah satu potensi limbah sekam padi yaitu dapat diolah menjadi produk kemasan yang ramah lingkungan.

Terdapat 8 tim dari berbagai universitas di Asia Tenggara yang berhasil lolos ke babak grand final. Dari berbagai tahapan seleksi, tim Evator yang mewakili USK berhasil meraih juara 2 pada kompetisi ini. Sementara juara pertama untuk kategori ini diraih oleh tim dari National University of Singapore, sedangkan juara ketiga dan juara favorit diraih oleh tim dari Universitas Indonesia.

Most Eco-Friendly Car: Mobil Saleum Teuka 5.0 Koetaradja USK

Mobil prototype Koetaradja USK berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Most Eco-Friendly Car dalam ajang Indonesia Chem-E-Car Competition (ICECC) 2021. ICECC merupakan kompetisi berskala internasional yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi 10 November Surabaya pada 7-11 April 2021. Kegiatan ini di ikuti oleh 24 tim termasuk juga diantaranya tim dari  Kolombia. Dalam ajang ICECC ini, mobil prototype dari tiap peserta diharapkan mampu menggerakkan mobil dengan bahan bakar kimia hingga jarak tertentu namun dengan emisi yang rendah sehingga aman bagi lingkungan.

Dalam ajang kali ini Mobil Saleum Teuka 5.0 dari tim Koetaradja USK menggunakan hasil dekomposisi dari H202 sebagai power source untuk menggerakkan mobil. Bahan bakar ini diketahui sangat ramah lingkungan karena menghasilkan emisi yang cukup rendah, sehingga mobil koetaradja Saleum Teuka 5.0   berhasil mendapatkan penghargaan sebagai ‘Most Eco-Friendly Car’.

Tim Koetaradja sendiri di bimbing oleh Prof Dr Ir Marwan serta di ketuai oleh Wahyuni (Teknik Kimia 2017), yang beranggotakan Syarbi Aulia Arpa (Teknik Kimia 2018),  Aldi Aramiko (Teknik Kimia 2018), Muhammad Hafiz (Teknik Kimia 2018), Rizki Wahidi (Teknik Kimia 2019), Selli Gita Amelia (Teknik Kimia 2019), Gilbert Muhammad Wahyudin (Teknik Kimia 2019), Salli Murdani (Teknik Mesin 2017), T.M Rizki Aldiza (Teknik Elektro 2017), Raden Mumtaz (Teknik Elektro 2018) dan Imam Ashabul (Teknik Elektro 2019).

Unsyiah Juara PCTA Aceh 2019

BANDA ACEH – Dalam rangka mewadahi ide-ide kreatif dan inovatif generasi muda Aceh serta memupuk rasa cinta tanah air, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII dan Kementerian Pertahanan Provinsi Aceh menggelar kegiatan Parade Cinta Tanah Air (PCTA) berupa Karya inovasi dan kreativitas terkait dengan UMKM bagi mahasiswa perguruan tinggi di Provinsi Aceh.

Kegiatan ini diusung dengan tema “Mewujudkan Semangat Generasi Muda yang Cinta Tanah Air dan Bela Negara sebagai Dasar Penggerak Industri Kreatif”. Seleksi lomba PCTA 2019 dilaksanakan pada Senin, Selasa, 29-30 Juli 2019 di Hotel Madinah Banda Aceh yang diikuti oleh 35 perguruan tinggi se-Aceh dengan 70 orang peserta.

Setelah dilakukan proses penjurian dan seleksi yang ketat, dua mahasiswa Teknik Kimia Unsyiah berhasil lolos meraih juara 1 dan Juara 3 pada ajang bergengsi tersebut. Mereka adalah Nur Aisyah (Teknik Kimia 2015) dengan judul “Milamo Body Scrub” dan Wahyu Wahidin (Teknik Kimia 2016) dengan judul “Biolotion, Lotion Alami dari Minyak Nilam Aceh”.

Untuk juara pertama tingkat daerah akan mewakili provinsi Aceh untuk mengikuti lomba PCTA tingkat nasional di Bali. Kami berharap agar nantinya perwakilan Aceh dapat menjadi juara dan dapat mengharumkan nama Aceh di tingkat Nasional.

Dengan adanya kompetisi ini, diharapkan dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam mengolah sumber daya alam yang ada disekitarnya dan juga melahirkan sumberdaya manusia yang berkualitas, serta memupuk kebanggan dan rasa cinta terhadap tanah air. (wahid)

Biolotion Harumkan Nilam Aceh di Tingkat Nasional

Biolotion adalah lotion alami yang terbuat dari minyak nilam Aceh. Dengan 3 varian wangi yaitu kopi, strawberry, dan seulanga, Biolotion bermanfaat yang dapat mencerahkan, melembabkan, serta melindungi kulit dari paparan sinar matahari secara langsung. Selain itu produk ini juga bermanfaat untuk mengurangi penderita penyakit kulit akibat zat kimia berbahaya yang terkandung pada lotion pada umumnya.

Produk lotion ini adalah karya dari keempat mahasiswa teknik kimia unsyiah. Mereka adalah Wahyu Wahidin, Safira Mustaqilla, Nova Maulina, dan Nursyafika Azla mahasiswa Jurusan Teknik Kimia angkatan 2016 dengan dosen pembimbing Dr. Syaifullah Muhammad, S.T., M.Eng. yang juga selaku ketua Atsiri Research Center Unsyiah.

Pada tanggal pada 9-12 November 2018 silam, Biolotion hadir mewakili Universitas Syiah Kuala dalam rangka Ekspo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (EKSPO KMI) IX 2018 yang berlokasi di Institut Pertanina Bogor (IPB) dari kategori Industri Jasa dan Perdagangan melalui UPT. Kewirausahaan Unsyiah.

EKSPO KMI ini merupakan kompetisi kewirausahaan Indonesia yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) yang diselenggarakan setiap tahunnya dan diikuti oleh seluruh mahasiswa se Indonesia. Kegiatan ini bukan hanya menampilkan produk utama semata, namun juga akan menampilkan karya mahasiswa yang menonjolkan produk khas daerah.

Ekspo KMI yang bertemakan “Penguatan Wirausaha Mahasiswa Indonesia melalui Techno-Sociopreneurship menghadapi Revolusi Industri 4.0” ini diikuti oleh 124 Akademi, Institut, Politeknik, Sekolah Tinggi seluruh Indonesia dan Universitas dari seluruh Indonesia