Kuliah Tamu HYSYS: Pelatihan HYSYS User Certified bersama Aspen Technology

Banda Aceh, 26 April – 30 Mei 2025 – Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menyelenggarakan kuliah tamu dalam bentuk pelatihan perangkat lunak simulasi proses industri. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Fauzi Djauhari, Manager Solution Consulting – South East Asia & Australasia di Aspen Technology, sebagai narasumber dengan topik “HYSYS User Certified”.

Pelatihan berlangsung dalam format daring dan luring yang terpusat di Ruang Kuliah Teknik Kimia (RKTK) USK, serta diikuti oleh mahasiswa dan dosen Departemen Teknik Kimia. Acara dibuka oleh Ketua Departemen Teknik Kimia USK, Ibu Prof. Ir. Sri Aprilia, yang menegaskan pentingnya penguasaan perangkat lunak simulasi bagi calon insinyur kimia agar mampu menghadapi tantangan industri modern. Kegiatan ini dipandu oleh Bapak Teuku Mukhriza, Dosen Departemen Teknik Kimia USK.

Dalam pelatihan yang berlangsung selama lebih dari satu bulan ini, peserta mendapatkan pembekalan menyeluruh mengenai penggunaan Aspen HYSYS, perangkat lunak simulasi proses yang banyak digunakan di industri minyak, gas, dan petrokimia. Narasumber memberikan panduan praktis mulai dari dasar-dasar pemodelan proses hingga penerapan studi kasus kompleks yang relevan dengan praktik industri nyata.

Partisipasi aktif mahasiswa maupun dosen dalam kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap penguasaan kompetensi teknis di bidang simulasi proses. Selain memperkuat keterampilan akademik, pelatihan ini juga membuka peluang bagi peserta untuk memperoleh sertifikasi resmi sebagai HYSYS User Certified, yang menjadi nilai tambah dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Departemen Teknik Kimia USK dalam menghadirkan pengalaman belajar yang selaras dengan perkembangan teknologi industri, serta memperkuat hubungan dengan mitra internasional di bidang perangkat lunak teknik. Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin siap bersaing di level global melalui pemahaman mendalam terhadap teknologi simulasi proses terkini.

Views: 15

Kuliah Tamu Kewirausahaan: Membangun Bisnis di Industri Kimia melalui Studi Kasus Decoloring Agent (DCA)

Banda Aceh, 19 Mei 2025 – Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan kuliah tamu kewirausahaan dengan menghadirkan Bapak Adnan Armas, Direktur PT Symindo Tirta Kimia sekaligus Advisory Board Program Studi Teknik Kimia USK, sebagai narasumber. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kuliah Teknik Kimia (RKTK) ini mengangkat tema “Membangun Bisnis di Industri Kimia: Studi Kasus Decoloring Agent (DCA)” dan diikuti oleh mahasiswa Teknik Kimia dari berbagai angkatan.

Dalam paparannya, Bapak Adnan membagikan pengalaman praktis mengenai tantangan dan peluang dalam membangun bisnis di sektor industri kimia, khususnya melalui pengembangan produk Decoloring Agent (DCA). Beliau menjelaskan bagaimana inovasi produk, strategi pemasaran, dan pemahaman kebutuhan pasar menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha di tengah kompetisi industri yang semakin ketat.

Mahasiswa diajak memahami bahwa keberhasilan sebuah bisnis tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis produksi, tetapi juga oleh kemampuan manajerial, strategi pengelolaan sumber daya, serta jejaring kemitraan yang kuat. Studi kasus DCA menjadi contoh nyata bagaimana produk kimia yang spesifik dapat memberikan nilai tambah sekaligus membuka peluang bisnis yang luas di sektor industri pengolahan.

Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan kewirausahaan dari praktisi yang berpengalaman langsung di dunia industri, sekaligus memperkuat sinergi antara kampus dan sektor bisnis. Departemen Teknik Kimia USK berkomitmen menghadirkan kegiatan akademik yang tidak hanya berorientasi pada aspek keilmuan, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pengetahuan aplikatif yang relevan untuk membangun karir maupun usaha mandiri di masa depan.

Views: 17

Semarak CHEF IX: Mahasiswa Teknik Kimia FT USK Gelar Kegiatan Hari Bumi di Gampong Lamnga

Aceh Besar, 27 April 2025 – Sebanyak 500 bibit pohon mangrove sukses ditanam pada kegiatan Chemical Engineering Earth Festival kesembilan (CHEF IX) untuk memperingati hari bumi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia FT USK dan mendapat dukungan penuh dari civitas akademika Departemen Teknik Kimia FT USK. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antar mahasiswa dan dosen, sekaligus menjadi sarana pelatihan kepemimpinan, kerja sama tim, serta pengabdian kepada masyarakat.

CHEF IX tahun ini mengusung tema “Planting Hope, Spreading Awareness, and Creating Change: Together for a Greener and Sustainable Future” dengan beberapa agenda kegiatan yaitu lomba desain poster yang telah diikuti oleh beberapa mahasiswa dan bersifat untuk umum, webinar tentang peran remaja terhadap lingkungan yang dibawakan langsung oleh Direktor Rumah Relawan Remaja yaitu Ibu Rahmiana Rahman dan diakhiri dengan puncak kegiatan yaitu penanaman pohon mangrove di Gampong Lamnga, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Krueng Aceh (BPDAS KA) juga mendukung penuh kegiatan CHEF IX dalam memberikan bantuan pengadaan 500 bibit pohon mangrove untuk ditanam. Dukungan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara lembaga pemerintah dan institusi pendidikan dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir yang semakin terancam akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia.

Pada hari Minggu, tanggal 27 April 2025, semangat luar biasa terpancar dari mahasiswa dan dosen Departemen Teknik Kimia FT USK untuk menanam 500 bibit pohon mangrove sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh seluruh mahasiswa yang turut andil dalam aksi nyata menjaga ekosistem pesisir. Penanaman bibit mangrove tidak hanya menjadi kontribusi penting terhadap kelestarian alam, tetapi juga memberikan pengalaman berharga dan kesadaran ekologis bagi para peserta.

Ketua panitia CHEF IX, Rudiansyah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas partisipasi aktif seluruh panitia. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu kontribusi mahasiswa dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami berharap CHEF tidak hanya menjadi agenda tahunan internal, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar kampus,” ujar Rudiansyah.

Perwakilan Dosen Teknik Kimia, Bapak Izarul Machdar, juga hadir memberikan apresiasi atas kerja keras panitia dalam menyelenggarakan kegiatan CHEF IX ini. Mereka menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting sebagai pelengkap pembelajaran, karena dapat membentuk karakter mahasiswa yang berjiwa sosial, adaptif, dan memiliki empati terhadap lingkungan sekitarnya.

Dengan selesainya kegiatan CHEF IX, seluruh peserta yang turut hadir pulang membawa kenangan manis, semangat baru, dan harapan besar disampaikan agar semangat kolaboratif dan solidaritas yang telah terbangun dapat terus dijaga dan ditingkatkan dalam kegiatan-kegiatan berikutnya. Kegiatan ini merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi Teknik Kimia yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga berkontribusi aktif bagi masyarakat sekitar. CHEF X pun sudah mulai dinantikan dengan antusias oleh seluruh keluarga besar Teknik Kimia.

Views: 30

Kuliah Tamu Industri: Menyelami Proses Bisnis dan Peluang Karir di PT Chandra Asri Pacific Tbk

Banda Aceh, 21 April 2025 – Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) kembali melaksanakan kuliah tamu industri yang menghadirkan Bapak Mahyudanil Buchari, Polyethylene Production Manager PT Chandra Asri Pacific Tbk, sebagai narasumber. Dengan tema “Business Process & Career Opportunity at PT Chandra Asri Pacific Tbk”, kuliah tamu ini memberikan wawasan komprehensif mengenai proses produksi petrokimia serta peluang karir di salah satu perusahaan strategis nasional.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kuliah Teknik Kimia USK ini diikuti oleh mahasiswa program studi Teknik Kimia dari berbagai angkatan. Antusiasme peserta terlihat dari perhatian penuh selama paparan hingga sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan bertanya langsung kepada praktisi industri.

Dalam pemaparannya, Bapak Mahyudanil memperkenalkan PT Chandra Asri Pacific Tbk sebagai produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia. Perusahaan ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang mengoperasikan Naphtha Cracker, yang menjadi jantung proses produksi petrokimia. Dari fasilitas ini dihasilkan olefin seperti ethylene dan propylene yang kemudian diproses lebih lanjut menjadi poliolefin, termasuk polyethylene (PE) dan polypropylene (PP), yang banyak digunakan sebagai bahan baku industri kemasan plastik, otomotif, hingga elektronik.

Lebih jauh, Bapak Mahyudanil menjelaskan tahapan proses produksi polyethylene mulai dari pemecahan naphtha menjadi olefin di unit cracker, dilanjutkan dengan tahap polimerisasi ethylene menjadi polyethylene, hingga pemanfaatannya untuk berbagai produk akhir seperti film kemasan, pipa, kontainer, suku cadang otomotif, dan perangkat elektronik. Penjelasan ini memperlihatkan bahwa teknologi tinggi dan efisiensi merupakan faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan industri petrokimia.

Selain pemahaman teknis, mahasiswa juga mendapat wawasan mengenai peluang karir di PT Chandra Asri Pacific Tbk yang terus membuka kesempatan bagi talenta muda. Posisi yang tersedia meliputi bidang teknik, produksi, penelitian dan pengembangan, hingga bidang penunjang lainnya seperti keuangan, logistik, pengadaan, dan sumber daya manusia. Narasumber menekankan bahwa perusahaan mencari kandidat dengan kompetensi teknis yang kuat, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan bekerja dalam lingkungan industri global yang dinamis.

Kuliah tamu ini menjadi bagian dari sinergi Departemen Teknik Kimia USK bersama Ikatan Alumni Teknik Kimia (IKATEK) USK dan mitra industri, termasuk PT Chandra Asri Pacific Tbk. Inisiatif ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan dunia kerja, sekaligus memperkaya pengetahuan mahasiswa dengan perspektif nyata industri sehingga dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan profesional di masa depan.

Views: 6

Kuliah Tamu Industri: Optimalisasi Energi dan Strategi Karir di Bidang Teknik Kimia

Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menyelenggarakan kuliah tamu industri pada Jumat, 11 April 2025, pukul 09.00–11.30 WIB di Ruang Kuliah Teknik Kimia (RKTK) Fakultas Teknik USK. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Ahmad Yunus Bahari, Process Engineer sekaligus Trainer di PT Asahi Chemical, sebagai narasumber utama dengan topik “Energi Optimasi dan Karir di Industri Kimia”.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Departemen Teknik Kimia USK, Ibu Prof. Ir. Sri Aprilia, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan akademik yang mampu menjembatani pengetahuan teoritis di bangku kuliah dengan realitas dan kebutuhan dunia industri. Beliau juga menyampaikan bahwa kuliah tamu semacam ini merupakan wujud komitmen Departemen dalam memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi, alumni, serta dunia kerja, sehingga mahasiswa dapat memperoleh wawasan praktis yang bermanfaat untuk mempersiapkan karir di masa depan.

Dalam pemaparannya, Bapak Ahmad Yunus Bahari menyoroti pentingnya optimasi energi di industri kimia sebagai salah satu faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta keberlanjutan proses industri. Beliau menjelaskan berbagai pendekatan teknis yang digunakan dalam industri modern untuk meminimalkan penggunaan energi, sekaligus memaksimalkan hasil produksi dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan lingkungan. Selain aspek teknis, beliau juga membagikan pengalaman serta strategi pengembangan karir di sektor industri kimia, yang dinilai sangat relevan bagi mahasiswa menjelang kelulusan.

Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Teknik Kimia USK dari berbagai angkatan yang mengikuti sesi dengan antusias. Diskusi interaktif antara narasumber dan peserta memperlihatkan ketertarikan mahasiswa terhadap isu-isu optimasi energi serta jalur karir di bidang industri kimia, yang dinilai semakin strategis dalam menghadapi tantangan global.

Melalui kegiatan ini, Departemen Teknik Kimia USK menegaskan kembali peranannya dalam menghadirkan pengalaman belajar yang komprehensif bagi mahasiswa, tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan para praktisi industri.

Views: 12

Kuliah Tamu IKATEK Series: Penerapan Manajemen Risiko ISO 31000:2018 di Industri

Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Risk Management Basic: ERM Fundamental ISO 31000:2018” pada Kamis, 6 Maret 2025. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Dian Pratama Putra, Risk Management Staff PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), sebagai narasumber utama. Kuliah tamu berlangsung di Ruang Kuliah Teknik Kimia USK, Banda Aceh, dan diikuti oleh mahasiswa Teknik Kimia dari berbagai angkatan.

Acara ini merupakan bagian dari program kolaborasi antara Departemen Teknik Kimia USK, Ikatan Alumni Teknik Kimia (IKATEK) USK, dan PT PIM, yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik nyata di dunia industri. Dalam pemaparannya, Bapak Dian menekankan bahwa risiko bukan hanya berkaitan dengan ancaman, melainkan juga peluang, tergantung pada bagaimana individu maupun organisasi meresponsnya. Merujuk pada standar ISO 31000:2018, risiko dipahami sebagai ketidakpastian yang berdampak pada pencapaian sasaran, sehingga pengelolaannya dapat menghasilkan dampak positif maupun negatif terhadap tujuan organisasi.

Mahasiswa diajak untuk merenungkan pentingnya kemampuan mengenali, menganalisis, serta menanggapi risiko secara bijaksana sebagai kunci kesuksesan di dunia kerja. Narasumber turut membagikan studi kasus inspiratif tentang perjalanan pendiri Rumah Makan Padang “Sederhana” yang menunjukkan bahwa keberanian mengambil risiko secara tepat dapat berbuah kesuksesan besar. Selain itu, Bapak Dian juga menjelaskan penerapan Enterprise Risk Management (ERM) di PT PIM yang menjadikan manajemen risiko sebagai bagian dari budaya perusahaan dengan mengacu pada standar ISO 31000:2018. Upaya ini dilakukan untuk mendukung pencapaian target perusahaan, melindungi nilai, serta mendorong inovasi berkelanjutan.

Peserta juga diajak merefleksikan tragedi Bhopal di India yang menjadi contoh nyata dampak besar dari pengabaian aspek risiko, baik dalam bentuk korban jiwa, kerusakan lingkungan, maupun kerugian ekonomi. Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi calon engineer untuk senantiasa menempatkan aspek risiko sebagai elemen fundamental dalam perancangan maupun operasional industri.

Menutup sesi kuliah tamu, Bapak Dian menegaskan bahwa setiap individu dalam organisasi memiliki tanggung jawab sebagai pemilik risiko (risk owner). Filosofi “ERM = Everybody is Risk Manager” menjadi penekanan penting bahwa manajemen risiko bukan hanya tanggung jawab pimpinan, melainkan seluruh lapisan organisasi. Dengan pemahaman ini, diharapkan mahasiswa Teknik Kimia USK semakin siap menghadapi tantangan industri modern dengan kemampuan manajemen risiko yang profesional dan terukur.

Views: 6

Program Mobilitas Staf Faculty of Chemical Engineering Universiti Malaysia Perlis ke Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala

Hari Pertama: Diskusi dan Kuliah Umum
Pada Kamis, 23 Januari 2025, Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (DTK FT USK) menyambut kedatangan delegasi dari Faculty of Chemical Engineering Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) dalam rangka Staff Mobility Program. Kegiatan ini diikuti oleh lima dosen UniMAP dan bertujuan untuk memperkuat kerja sama akademik dan penelitian antara kedua institusi. Agenda kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan sesi diskusi antara delegasi UniMAP, manajemen DTK FT USK, serta pimpinan Fakultas Teknik USK. Diskusi ini membahas berbagai peluang kolaborasi akademik, termasuk program pertukaran mahasiswa (student exchange) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kerja sama akademik serta merancang kegiatan penelitian bersama di masa mendatang. Pada pukul 10.30 WIB, acara dilanjutkan dengan sesi silaturahmi dan diskusi akademik antara dosen UniMAP dan DTK FT USK. Sesi ini menjadi wadah bagi kedua belah pihak untuk bertukar wawasan terkait bidang-bidang penelitian yang dapat dikembangkan bersama, sekaligus merumuskan strategi kolaborasi yang memberikan manfaat akademik dan ilmiah bagi masing-masing universitas.

Pada pukul 14.00 WIB, kegiatan berlanjut dengan kuliah umum yang disampaikan oleh dosen dari UniMAP. Mr. Ismail bin Ibrahim membawakan materi berjudul “Sustainable Materials: Building a Greener Future”, yang menyoroti pentingnya pengembangan material berkelanjutan untuk mendukung lingkungan yang lebih hijau. Ir. Ts. Dr. Yusrina binti Mat Daud menyampaikan “Potential Study Opportunities at Malaysia & UniMAP”, yang mengulas berbagai peluang studi di Malaysia, khususnya di UniMAP. Dr. Syarifah Nuraqmar binti Syed Mahamud memberikan wawasan mendalam tentang program studi rekayasa polimer di UniMAP melalui materi berjudul “Polymer Engineering Program at UniMAP”. Dr. Mohd Fairul Sharin Abd Razak membahas teknologi fotokatalis dan penerapannya dalam pengolahan limbah dalam sesi “Photocatalyst and Treatment Technology”. Sementara itu, Dr. Mohd Hafiz bin Zainol menyampaikan materi “Self-healing Rubber”, yang mengulas inovasi dalam pengembangan karet penyembuh diri serta potensinya dalam berbagai industri. Kuliah umum ini mendapat sambutan dan semangat yang antusias dari mahasiswa dan dosen DTK FT USK.


Hari Kedua: Kunjungan ke Atsiri Research Centre (ARC)

Pada Jumat, 24 Januari 2025, delegasi Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) melanjutkan agenda kunjungan ke Atsiri Research Centre (ARC), salah satu pusat riset unggulan Universitas Syiah Kuala (USK). Kunjungan ini didampingi oleh Ketua Departemen Teknik Kimia (DTK) USK, Prof. Dr. Ir. Sri Aprilia, M.T., IPM., ASEAN Eng., serta Koordinator Kerja Sama DTK USK, Dr. Ir. Nanda Suriaini, S.T., M.T. Dalam pertemuan tersebut, delegasi UniMAP berdiskusi dengan para peneliti ARC, yaitu Dr. Irfan Zikri, S.P., M.A., dan Prof. Dr. Muhammad Ilham Maulana, S.T., M.T., guna membahas potensi kolaborasi penelitian, khususnya di bidang pengolahan nilam yang menjadi salah satu fokus utama riset di ARC. Salah satu topik utama dalam diskusi ini adalah peluang implementasi program transfer kredit bagi mahasiswa UniMAP, yang memungkinkan mereka untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam seluruh proses pengolahan nilam dari hulu hingga hilir. Selain itu, pembahasan juga mencakup strategi pengembangan bisnis serta pemasaran produk berbasis nilam di Malaysia, yang berpotensi memperkuat kerja sama akademik dan industri antara kedua universitas. Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan akademik dan penelitian antara UniMAP dan USK. Selain mendorong inovasi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kolaborasi ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa UniMAP untuk memperoleh pengalaman praktis dalam penelitian, produksi, serta aspek bisnis dan pemasaran produk berbasis nilam. Secara keseluruhan, Staff Mobility Program ini menjadi momentum penting dalam memperluas jaringan kerja sama internasional, membuka peluang baru dalam pengembangan ilmu pengetahuan, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di kedua institusi.

Views: 10

Seminar Hasil Penelitian Mahasiswa Departemen Teknik Kimia USK: Pemaparan Inovasi Melalui Presentasi Poster

Banda Aceh, 20 Desember 2024 – Departemen Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (DTK USK) menyelenggarakan Seminar Hasil Penelitian Mahasiswa, yang berlangsung di Ruang Kuliah Teknik Kimia (RKTK), Fakultas Teknik USK. Acara yang digelar secara intensif ini terbagi dalam dua sesi, yaitu pukul 08.30–12.00 WIB dan pukul 14.00–16.30 WIB, dengan presentasi poster yang inovatif dan interaktif. Sebanyak 62 mahasiswa yang merupakan calon lulusan S1-Teknik Kimia USK mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam bentuk poster yang dirancang informatif dan menarik. Setiap poster mewakili hasil penelitian mendalam yang mencakup berbagai bidang teknik kimia, mulai dari teknologi pemrosesan bahan kimia, polimer dan membran, energi berkelanjutan, hingga material maju.

Kepala Departemen Teknik Kimia, Prof. Sri Aprilia,  menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai pengembangan profesionalisme mahasiswa. “Seminar ini bukan hanya langkah dari perjalanan akademik, tetapi juga langkah awal mahasiswa untuk menunjukkan inovasi mereka kepada dunia. Melalui format poster ini, diharapkan mereka dapat memadukan keahlian teknis dengan kemampuan komunikasi visual,” ujarnya.

Proses seminar berlangsung secara dinamis, di mana setiap mahasiswa menjelaskan isi poster mereka kepada tim penguji yang terdiri dari para dosen DTK USK. Tim penguji memberikan pertanyaan kritis dan masukan yang membangun, sehingga menciptakan suasana akademik yang kaya akan diskusi ilmiah.

Seminar Hasil Penelitian Mahasiswa DTK USK ini menjadi bukti nyata komitmen departemen dalam mencetak lulusan yang kompeten dan inovatif. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan teknologi. Seminar ini tidak hanya meninggalkan kesan mendalam, tetapi juga inspirasi untuk mencetak lebih banyak karya berkualitas dari DTK USK di masa depan.

 

Views: 31

Inovasi Hasil Penelitian Dosen dan Mahasiswa Teknik Kimia USK di The 14th Annual International Conference USK

Dosen dan mahasiswa Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK), turut aktif berpartisipasi dalam The 14th Annual International Conference (AIC) 2024 yang diselenggarakan oleh Universitas Syiah Kuala melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) bekerja sama dengan Pusat Riset Lingkungan Hidup. Konferensi ini berlangsung di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Indonesia, dengan mengusung tema “Green Technology for Sustainable Development Goals”.

Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi dosen dan mahasiswa termasuk dari Teknik Kimia USK baik mahasiswa program sarjana maupun program magister untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaru mereka di bidang teknologi hijau. Partisipasi mereka menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs), khususnya pada isu-isu keberlanjutan lingkungan dan inovasi berbasis teknologi.

Konferensi ini menghadirkan pembicara utama ternama dari institusi global, seperti Prof. Ramadhansyah Putra Jaya dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah, Malaysia; Prof. John McCarthy dari The Australian National University, Australia; dan Prof. Dr. Michele Estes dari James Madison University, Virginia, USA. Selain itu, lima pembicara undangan yang ahli di bidangnya turut memperkaya diskusi, termasuk Prof. Dr. Ir. Eti Indarti, M.Sc, pakar teknologi hasil pertanian dari USK, serta Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si, peneliti dari Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) USK.

Ketua Panitia, Dr. Ir. Khairul Iqbal, S.T., M.T., IPM, menyampaikan apresiasinya terhadap tingginya antusiasme peserta, termasuk dari Teknik Kimia USK. Dalam laporannya, ia mengungkapkan bahwa sebanyak 200 abstrak diterima dari berbagai negara, dan 193 makalah berhasil dipresentasikan. Topik yang diangkat mencakup berbagai bidang ilmu, seperti teknologi hijau, kebijakan keberlanjutan, hingga ilmu lingkungan.

Dosen Teknik Kimia USK mempresentasikan hasil riset mereka terkait pengembangan teknologi proses yang efisien dan ramah lingkungan. Sementara itu, mahasiswa Teknik Kimia, dengan bimbingan dosen, juga turut ambil bagian melalui penyajian karya ilmiah yang memperlihatkan inovasi mereka dalam mendukung keberlanjutan energi dan pengelolaan sumber daya alam.

Rektor Universitas Syiah Kuala, dalam sambutannya, menegaskan bahwa teknologi hijau memiliki peran sentral dalam mencapai SDGs, termasuk dalam mendorong efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon. Beliau juga mengapresiasi kontribusi para dosen dan mahasiswa USK, termasuk dari Teknik Kimia, yang telah menghadirkan ide-ide inovatif dan hasil penelitian berkualitas tinggi pada forum ini.

Sebagai forum ilmiah tahunan yang telah memasuki tahun ke-14, AIC 2024 tidak hanya menjadi platform untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga mendorong kolaborasi lintas disiplin. Partisipasi aktif dari dosen dan mahasiswa Teknik Kimia USK mempertegas peran prodi dalam menghasilkan solusi inovatif berbasis riset yang berkontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan dan masyarakat. Konferensi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi global dan membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

Views: 42

Rapat Tinjauan Manajemen dan Closing Audit Mutu Internal Departemen Teknik Kimia

Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK), sukses menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen dan Closing Audit Mutu Internal yang berlangsung pada tanggal 22 dan 28 November 2024. Kegiatan strategis ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja departemen, menindaklanjuti temuan audit mutu internal, serta mengidentifikasi berbagai area perbaikan, baik dari segi isu internal maupun eksternal.

Continue reading