Aceh Besar, 11 September 2025 – Program Studi Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMTEK) USK melaksanakan kunjungan industri ke PT Solusi Bangun Andalas (SBA), produsen semen terkemuka di Aceh, yang berlokasi di Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 28 Agustus 2025 dan 11 September 2025, dengan total peserta sebanyak 90 mahasiswa yang didampingi oleh dua dosen pendamping, Prof. Farid Mulana, ST, M.Eng dan Ir. Teuku Mukhriza, ST, M.Sc.
Kunjungan ini diawali dengan sesi safety induction dan sambutan dari Barir Kurniawan selaku Technical Manager SBA, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber, di antaranya Fakhri Kamal (Packing Plant & Port Manager), Mart Verdian Falka (Process Engineer), serta Syaf Hidayat (Finish Mill & Dispatch Engineer). Hadir pula Faraby Azwany selaku Head of Media SBA yang turut memfasilitasi kegiatan. Setelah sesi materi, mahasiswa berkesempatan melakukan plant visit untuk melihat langsung control room, peralatan proses produksi, serta area quarry yang menjadi sumber bahan baku semen.

Dalam penjelasannya, Mart Verdian Falka memaparkan proses produksi semen mulai dari penambangan bahan baku di quarry, penghancuran (crushing), preblending, penggilingan di raw mill, homogenisasi di silo, hingga tahap pembakaran di rotary kiln pada suhu sekitar 1.450°C. Clinker yang dihasilkan kemudian didinginkan dengan grate cooler, disimpan dalam clinker silo, dan digiling bersama gypsum serta material tambahan di cement mill hingga menjadi semen yang siap pakai. Produk akhir tersebut disimpan di cement silo sebelum didistribusikan melalui fasilitas packing plant. Mahasiswa juga mendapatkan wawasan mengenai inovasi SBA dalam penggunaan bahan bakar alternatif seperti sekam padi, yang mendukung efisiensi energi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kunjungan ini semakin bermakna karena mahasiswa turut mengetahui capaian terbaru perusahaan, yaitu keberhasilan PT Solusi Bangun Andalas meraih PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal tahun 2025, sebagai pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik industri berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Prof. Farid Mulana menyampaikan bahwa pengalaman melihat langsung proses produksi di SBA akan memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus menguatkan pemahaman mereka dalam menghubungkan teori perkuliahan dengan praktik nyata di industri. Ketua HIMTEK USK, Rizki Ananda, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja rutin tahunan himpunan yang bertujuan memberikan pengalaman praktis dan motivasi bagi mahasiswa untuk lebih memahami dunia industri.

Pihak SBA sendiri menyambut baik kunjungan ini dan berharap kerja sama dengan USK dapat terus terjalin untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Aceh. Kunjungan industri ini tidak hanya memperluas pengetahuan mahasiswa mengenai teknologi manufaktur semen, tetapi juga menanamkan pentingnya aspek keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan dalam praktik industri. Melalui pengalaman langsung ini, mahasiswa diharapkan semakin siap berkontribusi dalam pengembangan teknologi proses yang efisien dan ramah lingkungan di masa depan.
Views: 17


